Kabupaten Bogor – krimsus.co.id , dugaan penyaluran program MBG Makan Gizi Gratis berawal dari adanya penyiplaian tiga telur ,tiga Roti, 5 biji kurma ,kripik tempe,dan satu buah pisang,di keluhan wali murid dan pihak sekolah Madrasah Ibtidaiyah – SMA Rosidiniyah,
Beralamatkan di Kp.Babakan 2 desa situ Udik kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor.
Sa’at di konfirmasi awak media yang menurut pihak sekolah pak Somad,menunya tidak sesuai kang saya mengeluhkan adanya pengiriman yang tidak sesuai dengan kwantitasnya,” Jelasnya
Dan saya minta agar di lakukan pengawasan yang baik yang sesuai dengan standaritas Gizi yang memenuhi syarat dan ketentuannya sesuai aturan,”Ujarnya
Saat di konfirmasi ke pihak Dapur Sppg Kawakilan 2 , Jejen ,pihak nya sebelum pengiriman sudah menyampaikan di group whatsapp sekolah
Bahwa pengiriman di hari senin tanggal 2 Maret 2026 ini menu yang akan di kirim di angka Rp. 29.000 untuk tiga hari , ” Ujarnya
Adapun kekurangan nya akan di tambah ke pengiriman berikutnya di hari Kamis yang akan datang, kami melakukan pengiriman secara subisdi silang, karena disitu ada nilai budget masing – masing ,” jelasnya
Mulai dari Mi kelas 1 – kelas 3 di angka Rp. 8.000 . – dan dari kelas 4 sampai sma di angka Rp. 10.000,- Untuk pengiriman kami sama ratakan jadi untuk bsubsidi silangnya di situ, ” Imbuhnya
Adapun Masalah harga kami masukan harga tertinggi karena harga pun tidak stabil naik turun, Maka dari itu untuk penyuplaian pun sistem subsidi silang yang hari ini nilainya kurang untuk pengiriman berikutnya kami tambah kang , ” Ujarnya
Aturan penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026 berfokus pada keamanan pangan, penggunaan bahan lokal melalui Satuan Pelayanan Gizi (SPPG), dan distribusi berbasis sekolah/posyandu. Anggaran bahan makanan ditetapkan Rp8.000–Rp10.000 per porsi, didistribusikan saat jam sekolah (10.00–12.00) dengan melibatkan guru penanggung jawab dan kader khusus.
Namun pakta di lapangan berkata lain, pihak penerima manfaat anak-anak yang dominan di adakannya susu bukan kripik dan pisang / salak yang rentan cepat pembusukannya malah sering di suplai .
Sesuai nama programnya yang begitu wah MBG Makanan Bergizi Gratis , paktanya penyaluran di lapangan Hanya berdasarkan harga saja itupun di ambil dari harga tertinggi.
Kami minta adanya Perbaikan dan dan tindak lanjut dari pihak pengawasan Di setiap SPPG di kabupaten Bogor dan sekitarnya.
Agar program ini benar-benar di rasakan manfaatnya oleh masyarakat khususnya anak-anak sekolah, yang di sa’at ini membutuhkan Gizi untuk masa pertumbuhan mereka.
Red: Ata suharta
Tidak ada komentar