Tembilahan–Dugaan praktik mark-up Anggaran Dana Desa rotan semelur(ADD) Tahun 2024/2025 di 6 titik baik oprasional desa beberapa bagunan pisik lainya di bawah. 

waktu baca 3 menit
Kamis, 9 Jul 2026 00:20 21 ARYADINAKA

Krimsus.co.id – INHIL- mencuat di kabupaten indragiri hilir riau, Kali ini, dugaan tersebut terjadi di Desa rotan semelur Kecamatan pelangeran  Oknum Kepala Desa desa rotan semelur diduga memanipulasi realisasi anggaran untuk kepentingan pribadi.

Indikasi tersebut terungkap berdasarkan laporan beberapa  warga desa rotan semelur  yang enggan disebutkan namanya. Kepada awak media, sumber tersebut menyampaikan adanya dugaan praktik korupsi dengan modus manipulasi data anggaran dalam sejumlah kegiatan desa
seperti kegiatan pisik dan oprasional pemeritahan desa  bagunan pisik di bawah ini aset tetap dan lain-lain,
ini alah angaran yang dibduga bermaslah .

Angaran tahun 2025
yang menjadi soratan masyarkat ada 3titik

1:pembagunan rehabilitas peningkatan pemgerasan jalan desa Rp:465.016.800.

2:pembagunan rehabilitas peningkatan pengerasan jembatan milik desa Rp:128.261.000.

3:Oprasional pemeritah desa rotan semekur Rp:129.791.607.

Angaran pembagunan tahun 2024
ada 5 titik fi bawah ini

1:Oprasional pemeritah desa rotan semelur Rp:138.642.975.

2:Sarana aset terap desa
RP:75.000.000.

3:Pembagunan rehabilitas pengerasan jalan desa RP:220.258.000.

4: Rehabilitas peningkatan jalan pemukiman
RP:201.461.500.

Warga menilai terdapat kejanggalan dalam pelaksanaan dan realisasi kegiatan tersebut. Selain itu, Kepala desa roran semelur disebut-sebut kurang transparan dalam pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD) dari tahun ke tahun, sehingga menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.

Awak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala desa brotan semelur melalui pesan WhatsApp terkait penggunaan ADD Tahun 2024,2025
dari hasil komfirmasi awak media ke kepala desa rotan semelur yang tertulis di papan apebedes 2024 memgenai poin Oprasional pemeritah desa rotan semelur Rp:129.791.607.

kepala desa berdalih itu termasuk honor perangkat desa dan lain lain
apakah iya di postingan apebedes resmi tertulis Oprasional desa berarti sah ,ini hanya transfot untuk perjalanan dinas,bukan gaji honor prangkat desa?
dan kami menanyakan aset tetap dia  sebesar 75 juta dari tahun 2024 dan 2025 itu di belikan laptop dan motor jawapnya.


secara logika apakah abis uang Rp.150 juta untuk laptop dan motor?.                        begitu juga semua yang ada bagunan yang lain tahun 2024/sampai 2025

banyak alasan untuk ini dan itu tapi rincian ya tidak ada dan tak masuk akal disinilah banyak diduga mark-up agaran
bahkan sebelumnya kepala desa ini mau minta dapingi preman untuk menakut nakuti  media.

Sesuai dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas, penggunaan Anggaran Dana Desa seharusnya dipublikasikan secara terbuka tarsparansi rincian yang jelas kepada masyarakat, agar warga mengetahui besaran dan peruntukan anggaran yang diterima desa.

Atas sejumlah indikasi dugaan tindak pidana korupsi tersebut, awak media menyatakan akan berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Inspektorat Kabupaten inhil  untuk menindaklanjuti permasalahan ini.
dan harapan kami tim dari tipikor dan kejaksaan harus turun cek semua bagunan yang ada agar tidak menjadi polemik di kemudian hari

Perkembangan kasus ini akan terus dipantau guna memastikan pengelolaan keuangan desa berjalan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang ada di negara Kesatuan Republik Indonesia.

penulis: Rio saputra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA